← Kembali ke Bacaan

ASI Eksklusif dan Menyusui

Artikel kesehatan ibu · Bersumber dari publikasi resmi Kementerian Kesehatan RI

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi karena mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan hingga usia 6 bulan. ASI eksklusif adalah pemberian hanya ASI saja kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan, tanpa tambahan makanan atau minuman lain, kecuali obat dan vitamin dalam bentuk sirup bila diperlukan. Setelah 6 bulan, ASI dilanjutkan hingga usia 2 tahun atau lebih dengan makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat.

Ilustrasi ibu menyusui bayinya
Ilustrasi ibu menyusui. Sumber: Kementerian Kesehatan RI / Ayo Sehat (ayosehat.kemkes.go.id).

Inisiasi Menyusu Dini (IMD)

IMD adalah proses menyusu yang dimulai segera setelah lahir melalui kontak kulit ke kulit antara bayi dan ibunya, dalam waktu 1 jam pertama setelah kelahiran, dan berlangsung minimal 1 jam. Bagi ibu, IMD membantu mencegah perdarahan pasca persalinan dan mempererat ikatan dengan bayi. Bagi bayi, IMD membantu menstabilkan pernapasan dan detak jantung, menghangatkan tubuh, serta memberi kesempatan mendapatkan kolostrum, yaitu ASI pertama yang kaya zat kekebalan.

Manfaat ASI Eksklusif bagi Bayi

Manfaat Menyusui bagi Ibu

Risiko bila bayi tidak diberi ASI eksklusif. Bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif lebih rentan terhadap infeksi pencernaan dan saluran pernapasan karena daya tahan tubuhnya lebih lemah. Selain itu, risiko penyakit kronis di kemudian hari seperti diabetes dan penyakit yang berkaitan dengan obesitas juga meningkat. Pemberian air putih atau cairan lain pada 6 bulan pertama membuat bayi cepat merasa kenyang sehingga enggan menyusu, padahal ASI yang dibutuhkan belum tercukupi.

Cara Menyusui yang Benar

Dukungan Keluarga

Keberhasilan menyusui bukan hanya tanggung jawab ibu. Dukungan suami, keluarga, tenaga kesehatan, dan tempat kerja sangat menentukan keberhasilan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama serta kelanjutannya hingga usia 2 tahun atau lebih.

Sumber

Terakhir diperbarui: 11 Oktober 2026